"you are the most beautiful gift for me"
Puisi Anggun Langi Sripati Dewi
hey teman
teman yang slalu membuatku tertawa
dirimu menjadikan aku makin sempurna
hingga akhirnya mengubah suasana
hey teman
tawa yang kau berikan untukku
membuatku semakin bahagia
jalinan pertemanan yang kau berikan
menambah indah duniaku
aku bahagia
teman yang kuharapkan
melengkapi kekurangan
"you are the most beautiful gift for me"
Senin, 08 April 2013
Puisi: Merajut Tinta
Merajut tinta
Puisi Anggun Langi Sripati Dewi
Kata memang terdiri dari beberapa huruf
namun tahukah engkau
kata yang ditulis itu akan indah
jika dapat dihayati dengan penuh makna.
syair-syair yang kutulis
berjarumkan pena
merangkai indahnya karya
bernadakan kata
mengungapkan rasa
hingga merajut tinta
alunan jemariku
menyampaikan sebuah pemikiran yang harus kuhayati
berteman dengan kesepian
merajut tinta kata
Puisi Anggun Langi Sripati Dewi
Kata memang terdiri dari beberapa huruf
namun tahukah engkau
kata yang ditulis itu akan indah
jika dapat dihayati dengan penuh makna.
syair-syair yang kutulis
berjarumkan pena
merangkai indahnya karya
bernadakan kata
mengungapkan rasa
hingga merajut tinta
alunan jemariku
menyampaikan sebuah pemikiran yang harus kuhayati
berteman dengan kesepian
merajut tinta kata
Puisi: Cahaya Kalbu
Cahaya Kalbu
Puisi Anggun Langi Sripati Dewi
Pagi yang cerah
ditemani nyanyian burung yang merdu
membuatku ingat akan kata hatiku
kata yang membuatku tak bisa melupakan sebuah nyala api
yang hingga kini menyadarkanku
bahwa dia memang tak layak untukku anggap
Dirinya yang slalu membakar api amarahku
Dirinya yang slalu tak pernah menganggapku
dan dirinya yang akan kulupakan
hingga akhir yang kujanji
hingga awal lembaran baruku
Puisi Anggun Langi Sripati Dewi
Pagi yang cerah
ditemani nyanyian burung yang merdu
membuatku ingat akan kata hatiku
kata yang membuatku tak bisa melupakan sebuah nyala api
yang hingga kini menyadarkanku
bahwa dia memang tak layak untukku anggap
Dirinya yang slalu membakar api amarahku
Dirinya yang slalu tak pernah menganggapku
dan dirinya yang akan kulupakan
hingga akhir yang kujanji
hingga awal lembaran baruku
Puisi: Embun yang Tak Berdaya
Embun yang tak berdaya
Puisi Anggun Langi Sripati Dewi
Aku memang bukan siapa-siapa
Diriku ?
Hanya setetes embun yang menyeruak tak berdaya
Hatiku ?
Hanya sebuah kalbu yang tak mampu berkata
Tapiii..
Tangisanku mengajarkan pentingnya air mata itu.
Dimana hawa sengsara akan ku usir
Tanpa setetes air mata
Semangat yang dulu pudar
Membuat ku semakin percaya
Bahwa takdir itu benar ada
Dan itu pasti selalu ada
Hasrat membangkitkanku
Tentang sebuah takdir yang mustahil berhembus kepadaku
Hingga akan membuat desir di padang pasir yang tandus
Untukku dan untuk yang menyayangiku
Puisi Anggun Langi Sripati Dewi
Aku memang bukan siapa-siapa
Diriku ?
Hanya setetes embun yang menyeruak tak berdaya
Hatiku ?
Hanya sebuah kalbu yang tak mampu berkata
Tapiii..
Tangisanku mengajarkan pentingnya air mata itu.
Dimana hawa sengsara akan ku usir
Tanpa setetes air mata
Semangat yang dulu pudar
Membuat ku semakin percaya
Bahwa takdir itu benar ada
Dan itu pasti selalu ada
Hasrat membangkitkanku
Tentang sebuah takdir yang mustahil berhembus kepadaku
Hingga akan membuat desir di padang pasir yang tandus
Untukku dan untuk yang menyayangiku
Minggu, 07 April 2013
Puisi: Menangis Dalam Sujud
Menangis Dalam Sujud
Puisi Mata Malaikat
Telah banyak kenikmatan
Yang kau berikan padaku
Namun semuanya hanyalah ku sia-siakan
Hidup ku Ini terombang-ambing oleh duniawi
Dunia yang penuh dengan dosa
Kini aku tak tahu lagi siapa diriku
Hatiku sudah gelap
Tak ada lagi cayaha yang menyinari
Tuhan…
Aku bertanya padamu
Masih adakah kesempatan untukku bertoubat
Masih ada kah tuhan….???
Bukankah kau masih
maha pengasih,penyayang,pemaaf
Aku tak tahu lagi harus kemana lagi
Untuk menembus dosa-dosaku
Semua jalan sudah ku tempuh
hanya padamu lah aku mengadu
Tak terasa air mata ku telah menetes
disajadah putih menangis dalam sujud
Memohan ampunanmu
Tuhan…
Bimbinglah batin dan jiwaku ini
Tuntutlah jalanku agar aku tak sesat menuju surgamu
(MataMata Malaikat)
Puisi Mata Malaikat
Telah banyak kenikmatan
Yang kau berikan padaku
Namun semuanya hanyalah ku sia-siakan
Hidup ku Ini terombang-ambing oleh duniawi
Dunia yang penuh dengan dosa
Kini aku tak tahu lagi siapa diriku
Hatiku sudah gelap
Tak ada lagi cayaha yang menyinari
Tuhan…
Aku bertanya padamu
Masih adakah kesempatan untukku bertoubat
Masih ada kah tuhan….???
Bukankah kau masih
maha pengasih,penyayang,pemaaf
Aku tak tahu lagi harus kemana lagi
Untuk menembus dosa-dosaku
Semua jalan sudah ku tempuh
hanya padamu lah aku mengadu
Tak terasa air mata ku telah menetes
disajadah putih menangis dalam sujud
Memohan ampunanmu
Tuhan…
Bimbinglah batin dan jiwaku ini
Tuntutlah jalanku agar aku tak sesat menuju surgamu
(MataMata Malaikat)
Puisi: Pilihan
Pilihan
Puisi Siti Nur azizah
Tuhan..
andai aku bisa memilih Hidupku.
Mungkin aku kan Minta Hidup bersama ibuku,
aku ingin tau rasanya Di Peluk ,dicium , di sayangi , di kasihi , dan di
manja.
aku rindu suara lembut yang biasa menyadarkan ku dari tidurku..
aku rindu belaiyan hangat yang biasa menyentuhku ketika aku kedinginan.
tuhan..
Mungkinkah Semua kembali seperti dahulu ?
mungkinkah waktu mau memafkan masa lampau yang aku buang sia-sia ?
Tuhan engkau yang tau bagaimana Besarnya Asa ini yang aku Ucapkan di
hadapanmu.
hanya sujud dan doaku yang dapat aku lakukan saat aku merindukan semua
tentang ibuku.
Tuhan..
tolong sampaikan salam Rinduku kepada beliau betapa aku Merindunya , doa dan
Sujudku adalah tempat aku mengadukan kerinduanku di hadapanmu ya roobi
Puisi Siti Nur azizah
Tuhan..
andai aku bisa memilih Hidupku.
Mungkin aku kan Minta Hidup bersama ibuku,
aku ingin tau rasanya Di Peluk ,dicium , di sayangi , di kasihi , dan di
manja.
aku rindu suara lembut yang biasa menyadarkan ku dari tidurku..
aku rindu belaiyan hangat yang biasa menyentuhku ketika aku kedinginan.
tuhan..
Mungkinkah Semua kembali seperti dahulu ?
mungkinkah waktu mau memafkan masa lampau yang aku buang sia-sia ?
Tuhan engkau yang tau bagaimana Besarnya Asa ini yang aku Ucapkan di
hadapanmu.
hanya sujud dan doaku yang dapat aku lakukan saat aku merindukan semua
tentang ibuku.
Tuhan..
tolong sampaikan salam Rinduku kepada beliau betapa aku Merindunya , doa dan
Sujudku adalah tempat aku mengadukan kerinduanku di hadapanmu ya roobi
Kamis, 04 April 2013
Puisi: Wanita
Wanita
Puisi Mata Malaikat
senyum mu menggetarkan dunia
bagaikan api yang melelehkan besi
kau mahluk tuhan yang unik
cantik, menarik, menawan
kau di ciptakan dari tulang rusuk adam
begitu hebat nya dirimu
air mata mu air mata cinta
kelembutanmu seperti sutera
kasih sayang mu melebihi samudera
cinta kasih mu tak ada batas nya
kau bukan ibu kartini
kau bukan cut nya dien
tapi kau wanita yang hebat
wanita yang kuat
kaulah wanita indonesia
wanita yang sangat mulia
otot bukan senjata mu
pedang bukan sifatmu
cinta, kasih, sayang lah senjata terdahsyatmu
itulah jiwa dan hatimu
kau genggam dunia dengan senyummu
kau kepal samudera dengan kelembutanmu
tunjukkan pada dunia bahwa kita bisa
tunjuk kan pada semua orang bahwa kita mampu
tunjukkan pada laki-laki,wanita itu bukan mahluk yang lemah
tunjuk kan pada negara kita juga bisa berkarya
tunjuk kan pada tuhan aku bukan mahluk yang cengeng
(Mata Malaikat)
Puisi Mata Malaikat
senyum mu menggetarkan dunia
bagaikan api yang melelehkan besi
kau mahluk tuhan yang unik
cantik, menarik, menawan
kau di ciptakan dari tulang rusuk adam
begitu hebat nya dirimu
air mata mu air mata cinta
kelembutanmu seperti sutera
kasih sayang mu melebihi samudera
cinta kasih mu tak ada batas nya
kau bukan ibu kartini
kau bukan cut nya dien
tapi kau wanita yang hebat
wanita yang kuat
kaulah wanita indonesia
wanita yang sangat mulia
otot bukan senjata mu
pedang bukan sifatmu
cinta, kasih, sayang lah senjata terdahsyatmu
itulah jiwa dan hatimu
kau genggam dunia dengan senyummu
kau kepal samudera dengan kelembutanmu
tunjukkan pada dunia bahwa kita bisa
tunjuk kan pada semua orang bahwa kita mampu
tunjukkan pada laki-laki,wanita itu bukan mahluk yang lemah
tunjuk kan pada negara kita juga bisa berkarya
tunjuk kan pada tuhan aku bukan mahluk yang cengeng
(Mata Malaikat)
Puisi: Kasih Sayangmu
Kasih Sayangmu
Puisi Mata Malaikat
sejak ku dilahirkan kedunia ini
telah kurasakan hangatnya kasih sayangmu
ditimang, dibelai, dengan lentik jarimu yang lembut
yang penuh dengan kehangatan dan cinta
kaulah bintang dalam hatiku
kaulah bulan yang selalu menerangi ku
dikala aku bersedih dan menangis
ibu kaulah orang yang sangat aku sayangi
aku kagumi di dunia ini
begitu hebatnya dirimu
belaian kasih sayang mu padaku
sungguh aku tak bisa membalas semua itu
hanya doa yang bisa ku berikan padamu
ibu terima kasih atas semua cinta
kasih sayang yang telah kau berikan padaku
(Mata Malaikat)
Puisi Mata Malaikat
sejak ku dilahirkan kedunia ini
telah kurasakan hangatnya kasih sayangmu
ditimang, dibelai, dengan lentik jarimu yang lembut
yang penuh dengan kehangatan dan cinta
kaulah bintang dalam hatiku
kaulah bulan yang selalu menerangi ku
dikala aku bersedih dan menangis
ibu kaulah orang yang sangat aku sayangi
aku kagumi di dunia ini
begitu hebatnya dirimu
belaian kasih sayang mu padaku
sungguh aku tak bisa membalas semua itu
hanya doa yang bisa ku berikan padamu
ibu terima kasih atas semua cinta
kasih sayang yang telah kau berikan padaku
(Mata Malaikat)
Puisi: Hanyalah Dirimu
Hanyalah Dirimu
Puisi Rini Supriatini
: Hanyalah Dirimu
Semakin berasa dengan kesendirianku
Saat hari-hari ku jauh darimu
Berasa bahwaku kehilanganmu
Hadirmu membawa keceriaan
Yang tak mampuku lupakan
Kau mampu meluluhkan hatiku
Dengan kasih indahmu
Kau mampu menghapus lukaku
Luka cinta yang begitu dalam
Karena cinta yang dulu telah hilang
Mungkin hanyalah dirimu
Yang saat ini ku harapkan
Kau mampu menghapus kesedihanku
Dan membawa kebahagiaan pada kehidupanku
Membalut hatiku yang luka
Luka karena cinta .....
Puisi Rini Supriatini
: Hanyalah Dirimu
Semakin berasa dengan kesendirianku
Saat hari-hari ku jauh darimu
Berasa bahwaku kehilanganmu
Hadirmu membawa keceriaan
Yang tak mampuku lupakan
Kau mampu meluluhkan hatiku
Dengan kasih indahmu
Kau mampu menghapus lukaku
Luka cinta yang begitu dalam
Karena cinta yang dulu telah hilang
Mungkin hanyalah dirimu
Yang saat ini ku harapkan
Kau mampu menghapus kesedihanku
Dan membawa kebahagiaan pada kehidupanku
Membalut hatiku yang luka
Luka karena cinta .....
Puisi: Cita yang Tak Sampai
Cita yang Tak Sampai
Puisi Nadlrotul Maghviroh
: Semua orang punya cita-cita
Tanpa terkecuali
Terkadang hanya beberapa orang bisa menggainya
Dan yang lain hanya melihat mereka yang sukses
Mukin aku masuk didalamnya
Cita-cita kuanggap sebagai pendorong
Pendorongku tuk tetap hidup
Tapi...
Cita kujadikan seperti sebuah prasasti
Prasasti yang amat cantik
Tapi ayah tlah putuskan
Tukku tak skolah lagi, esok...
Kurasakan ada sedikit retakan disana
Diprasastiku...
Sakit menusuk kalbu...
Cukup tuk mengakhiri hidupku
Aku mulai berfikir...
Kenapa aku tidak menghancurkan sekalian
Agar tak ada sakit yang ku derita
Tangis yang ku ungkapkan
Air mata yang ku kluarkan
Menghancurkannya dengan caraku sendiri
Ini bodoh
Memang bodoh
Kenapa ku tangisi?
Walau ku menangis takkan merubah putusan ayah
Putusan pahit yang harusku telan bulat-bulat
Tak dapat menggapai cita diri
Puisi Nadlrotul Maghviroh
: Semua orang punya cita-cita
Tanpa terkecuali
Terkadang hanya beberapa orang bisa menggainya
Dan yang lain hanya melihat mereka yang sukses
Mukin aku masuk didalamnya
Cita-cita kuanggap sebagai pendorong
Pendorongku tuk tetap hidup
Tapi...
Cita kujadikan seperti sebuah prasasti
Prasasti yang amat cantik
Tapi ayah tlah putuskan
Tukku tak skolah lagi, esok...
Kurasakan ada sedikit retakan disana
Diprasastiku...
Sakit menusuk kalbu...
Cukup tuk mengakhiri hidupku
Aku mulai berfikir...
Kenapa aku tidak menghancurkan sekalian
Agar tak ada sakit yang ku derita
Tangis yang ku ungkapkan
Air mata yang ku kluarkan
Menghancurkannya dengan caraku sendiri
Ini bodoh
Memang bodoh
Kenapa ku tangisi?
Walau ku menangis takkan merubah putusan ayah
Putusan pahit yang harusku telan bulat-bulat
Tak dapat menggapai cita diri
Puisi Di Ruang Ini
Di Ruang ini
Puisi Mbah Kromo
Isi Otak mulai sombong ketika tergambar keinginan.....
keinginan tuk membuat tulisan-tulisan yang bermimpi
tentang pujian-pujian itu....
tentang kepenatan yang dibungkus omong kosong.....
tentang hidup.. mereka punya hidup masing-masing!
tentang tangis yang tidak pernah menitikan air mata....
tentang senyum yang banyak imitasinya....
tentang gelisah... yang tidak menjadikan resah...
tentang penampilan.. tuk menjual harga diri yang selalu telanjang
tentang pekerjaan... yang mengkamuflasekan kejongosan itu.
keringat dingin menyembur dari pori-pori kulit
perut yang mulus mulai keriput
wajah yang pas-pasan
mungkin terlalu “pas” sebagai manusia yang lupa akan masih kecil
aku bayi prematur...
Yang terlahir dikesusahan kemarau itu...
kelak saat aku besar menjadi kelihatan dungu
tapi banyak yang suka kedunguanku....
BURUAN....
segera tampar aku!
setelah itu ajari aku hidup di awal hari
dan merenungkan di malam hari
dan esok aku tidak ragu lagi untuk hidup lebih Pasti....
Puisi Mbah Kromo
Isi Otak mulai sombong ketika tergambar keinginan.....
keinginan tuk membuat tulisan-tulisan yang bermimpi
tentang pujian-pujian itu....
tentang kepenatan yang dibungkus omong kosong.....
tentang hidup.. mereka punya hidup masing-masing!
tentang tangis yang tidak pernah menitikan air mata....
tentang senyum yang banyak imitasinya....
tentang gelisah... yang tidak menjadikan resah...
tentang penampilan.. tuk menjual harga diri yang selalu telanjang
tentang pekerjaan... yang mengkamuflasekan kejongosan itu.
keringat dingin menyembur dari pori-pori kulit
perut yang mulus mulai keriput
wajah yang pas-pasan
mungkin terlalu “pas” sebagai manusia yang lupa akan masih kecil
aku bayi prematur...
Yang terlahir dikesusahan kemarau itu...
kelak saat aku besar menjadi kelihatan dungu
tapi banyak yang suka kedunguanku....
BURUAN....
segera tampar aku!
setelah itu ajari aku hidup di awal hari
dan merenungkan di malam hari
dan esok aku tidak ragu lagi untuk hidup lebih Pasti....
Rabu, 03 April 2013
Puisi: SEKEDAR BERTANYA ...
SEKEDAR BERTANYA ...
Puisi Mielawaty
Aku tidak perduli pada awalnya
Tapi Rasa Sakit ...
Dan Merasa Tercampakan
Membangkitkan Semua Emosi di Jiwa
Tapi Kau Berlalu Pergi ...
Seakan Antara Kita Tidak Pernah Ada...
Campakan Semua Kenangan ...
Yang Pernah Bangkitkan
Gairah di Jiwa ...
Pantaskah Dirimu Untukku ??
Haruskah Aku Bertahan dengan ini semua ??
Beribu Pertanyaan Bersemayam dalam Hati
Tapi ...
Tiada satu Jawaban ...
Hanya Do'a Yang Mampu Aku Lantunkan ...
Semoga Besok Lusa Tuhan Menjawab Semuanya ...
Semoga ...
Puisi Mielawaty
Aku tidak perduli pada awalnya
Tapi Rasa Sakit ...
Dan Merasa Tercampakan
Membangkitkan Semua Emosi di Jiwa
Tapi Kau Berlalu Pergi ...
Seakan Antara Kita Tidak Pernah Ada...
Campakan Semua Kenangan ...
Yang Pernah Bangkitkan
Gairah di Jiwa ...
Pantaskah Dirimu Untukku ??
Haruskah Aku Bertahan dengan ini semua ??
Beribu Pertanyaan Bersemayam dalam Hati
Tapi ...
Tiada satu Jawaban ...
Hanya Do'a Yang Mampu Aku Lantunkan ...
Semoga Besok Lusa Tuhan Menjawab Semuanya ...
Semoga ...
Puisi: Sandiwara Cinta
Sandiwara Cinta
Puisi Mielawaty
Awalnya Sangat Indah
Begitu Indah ...
Tanpa Keraguan Di Hati ...
Diri Ini Yakin ,
Bahkan Begitu Yakin ...
Semula Ku Anggap
Dirimu Adalah Obat Luka Hati Dan Jiwa...
Kepolosan Sikap dan Perhatianmu
Hanyalah Sandiwara Semata ...
Sandiwara Cintamu ...
Yang Membuat Luka Baru di Hati...
Sungguh Kau Tak Pandai Menimbang Rasa ...
Puisi Mielawaty
Awalnya Sangat Indah
Begitu Indah ...
Tanpa Keraguan Di Hati ...
Diri Ini Yakin ,
Bahkan Begitu Yakin ...
Semula Ku Anggap
Dirimu Adalah Obat Luka Hati Dan Jiwa...
Kepolosan Sikap dan Perhatianmu
Hanyalah Sandiwara Semata ...
Sandiwara Cintamu ...
Yang Membuat Luka Baru di Hati...
Sungguh Kau Tak Pandai Menimbang Rasa ...
Puisi: Aku Titip Mama dan Papaku
Aku Titip Mama dan Papaku
Puisi Dianne Iman Migunani
: Masih ku ingat jelas, pilunya hati saat kau pergi.
Takkan pernah aku lupakan, air mata yang mengiringimu.
Ma,
Bila nanti hujan turun, siapa yang akan memayungiku ?
Ma,
Bila aku pulang ke rumah, siapa yang akan menyambutku ?
Ma,
Bila aku sakit, siapa yang akan merawatku ?
Ma,
Mama bilang, mama akan selalu bersamaku.
Mama bilang, mama akan selalu di sampingku.
Tapi,
Mengapa mama menyusul ayah ?
Mengapa mama tinggalkan aku ?
Mengapa mama biarkan gadis kecilmu ini hidup sendiri ?
Tuhan..
Mengapa Kau panggil mamaku ?
Tak bisakah Kau beri sedikit waktu, hingga aku dapat membuatnya tersenyum ?
Kepergian ayah masih aku rasakan perihnya.
Mengapa sekarang Kau ambil juga mamaku ?
Kini,
Aku harus memperjuangkan hidupku sendiri.
Bertahan, menghadapi setiap derasnya ombak yang menerjang.
Tuhan,
Aku titip mama dan papaku.
Jaga mereka.
Sayangi mereka layaknya mereka menyayangiku.
Sambut mereka dengan tangan lembut-Mu.
Izinkan mereka masuk dalam indahnya surga-Mu.
Kuatkan aku untuk hadapi semua ini.
Beri aku kesempatan, agar menjadi penopang senyum mereka,
Mama, papa..
Aku sayang kalian
Puisi Dianne Iman Migunani
: Masih ku ingat jelas, pilunya hati saat kau pergi.
Takkan pernah aku lupakan, air mata yang mengiringimu.
Ma,
Bila nanti hujan turun, siapa yang akan memayungiku ?
Ma,
Bila aku pulang ke rumah, siapa yang akan menyambutku ?
Ma,
Bila aku sakit, siapa yang akan merawatku ?
Ma,
Mama bilang, mama akan selalu bersamaku.
Mama bilang, mama akan selalu di sampingku.
Tapi,
Mengapa mama menyusul ayah ?
Mengapa mama tinggalkan aku ?
Mengapa mama biarkan gadis kecilmu ini hidup sendiri ?
Tuhan..
Mengapa Kau panggil mamaku ?
Tak bisakah Kau beri sedikit waktu, hingga aku dapat membuatnya tersenyum ?
Kepergian ayah masih aku rasakan perihnya.
Mengapa sekarang Kau ambil juga mamaku ?
Kini,
Aku harus memperjuangkan hidupku sendiri.
Bertahan, menghadapi setiap derasnya ombak yang menerjang.
Tuhan,
Aku titip mama dan papaku.
Jaga mereka.
Sayangi mereka layaknya mereka menyayangiku.
Sambut mereka dengan tangan lembut-Mu.
Izinkan mereka masuk dalam indahnya surga-Mu.
Kuatkan aku untuk hadapi semua ini.
Beri aku kesempatan, agar menjadi penopang senyum mereka,
Mama, papa..
Aku sayang kalian
Minggu, 31 Maret 2013
Kirim Puisi: Inginku
INGINKU
Puisi Emmang Andara
: aku ingin tertawa selepasnya...
sama ketika hatiku tertawa...
bukan tertawa saat hati menangis...
atau jua sebaliknya...
aku ingin seadanya...
tanpa sandiwara...
Puisi Emmang Andara
: aku ingin tertawa selepasnya...
sama ketika hatiku tertawa...
bukan tertawa saat hati menangis...
atau jua sebaliknya...
aku ingin seadanya...
tanpa sandiwara...
Puisi Seadanya
SEADANYA
Puisi Emmang Andara
: jika aku tak tersenyum...
dimana hati...
jika aku tak berduka...
dimana hati...
kuadakan apa yang kurakan...
agar kau tau diarah mana aku...
agar kau tak tertipu...
Puisi Emmang Andara
: jika aku tak tersenyum...
dimana hati...
jika aku tak berduka...
dimana hati...
kuadakan apa yang kurakan...
agar kau tau diarah mana aku...
agar kau tak tertipu...
Puisi: Akhir Kisah
Akhir Kisah
Puisi Emmang Andara
: waktu terus bergulir sayang...
dan kita belum saling menemukan...
lalu aku bertanya apa kita selama ini....
menggenggam tangan namun tak pernah menatap lubuk hati...
waktu terus bergulir sayang...
tentang janji itu dimana hilangnya...
ikrar kau dan aku tersenyum di kaki langit...
bersama selamanya...
hanya cerita terbawa angin lalu raib...
waktu terus bergulir sayang...
lelah kumenagih ucap dari bibirmu...
mungkin aku takkan bicara lagi....
hanya senyum sesal kuukir...
saat ku pergi dari hadapmu...
untuk selamanya...
Puisi Emmang Andara
: waktu terus bergulir sayang...
dan kita belum saling menemukan...
lalu aku bertanya apa kita selama ini....
menggenggam tangan namun tak pernah menatap lubuk hati...
waktu terus bergulir sayang...
tentang janji itu dimana hilangnya...
ikrar kau dan aku tersenyum di kaki langit...
bersama selamanya...
hanya cerita terbawa angin lalu raib...
waktu terus bergulir sayang...
lelah kumenagih ucap dari bibirmu...
mungkin aku takkan bicara lagi....
hanya senyum sesal kuukir...
saat ku pergi dari hadapmu...
untuk selamanya...
Puisi: Dirimu"
Dirimu"
Puisi Martha Angelica
Ku arungi waktu bersamamu
ku rajut benang-benang cinta bersamamu
ku jadikan kamu tumpahan cintaku
kau tuangkan rasa rindu di gelas hatiku
bintang kejora, sperti mata mu yang berbinar
ku rasakan aliran listrik oleh cinta mu
seputih salju mengingatkan ku akan hatimu
waktu urung berjalan layak nya cinta kita
Aku tak ingin meminta apa-apa darimu
yang aku inginkan hanyalah sebuah rajutan cinta suci
setetes aliran darah cinta ,berawal dengan senyuman
berakhir dengan bahagia dan abadi
kerlip bintang nan indah
sinar rembulan nan berbinar
sinar mentari nan hangat
namun apa lah daya itu
bila tiada dirimu, hidupku hampa tanpa sinar
Puisi Martha Angelica
Ku arungi waktu bersamamu
ku rajut benang-benang cinta bersamamu
ku jadikan kamu tumpahan cintaku
kau tuangkan rasa rindu di gelas hatiku
bintang kejora, sperti mata mu yang berbinar
ku rasakan aliran listrik oleh cinta mu
seputih salju mengingatkan ku akan hatimu
waktu urung berjalan layak nya cinta kita
Aku tak ingin meminta apa-apa darimu
yang aku inginkan hanyalah sebuah rajutan cinta suci
setetes aliran darah cinta ,berawal dengan senyuman
berakhir dengan bahagia dan abadi
kerlip bintang nan indah
sinar rembulan nan berbinar
sinar mentari nan hangat
namun apa lah daya itu
bila tiada dirimu, hidupku hampa tanpa sinar
Puisi Cinta Martha Angelica
Cinta
Puisi Martha Angelica
Cinta seperti angan yang terindah.
sentuhannya membuat sepucuk rindu yang bersemi.
membuat semangat jiwa yang bekobar di hati.
cinta diibaratkan seperti samudra.
yang takan habis oleh ruang dan waktu.
Jika aku memandang wajahmu.
membuat ketenangan di hati ku.
lirikan matamu setajam pedang perang buatan india.
genggaman sela jemarimu menyetrumkan cinta kepadaku.
hembusan angin yang sejuk bagaikan hembusan nafasmu.
Detik-detik berlalu bagaikan denyut jantukmu.
yang terus berdetak mencintaiku sampai maut memisahkan.
cinta kita seperti sebuah lingkaran,
yang tak berujung atau berakhir oleh sudut
masa yang terindah adalah bersamamu ....
Puisi Martha Angelica
Cinta seperti angan yang terindah.
sentuhannya membuat sepucuk rindu yang bersemi.
membuat semangat jiwa yang bekobar di hati.
cinta diibaratkan seperti samudra.
yang takan habis oleh ruang dan waktu.
Jika aku memandang wajahmu.
membuat ketenangan di hati ku.
lirikan matamu setajam pedang perang buatan india.
genggaman sela jemarimu menyetrumkan cinta kepadaku.
hembusan angin yang sejuk bagaikan hembusan nafasmu.
Detik-detik berlalu bagaikan denyut jantukmu.
yang terus berdetak mencintaiku sampai maut memisahkan.
cinta kita seperti sebuah lingkaran,
yang tak berujung atau berakhir oleh sudut
masa yang terindah adalah bersamamu ....
Puisi: Untuk Langit
Untuk Langit
Puisi Yugi
Kutatap engkau kala kusendiri
Kunikmati keindahan yang tak tertandingi
Sejauh apapun mata memandang
Kau tetap luas membentang
Sang awan perlahan berpindah
Terasa penuh kisah-kisah indah
Berbagai bentuknya membuatku berangan
Apa saja yang hendak kutuaikan
Kini aku terpana menghayatimu
Anganku melambung menafsirkan pesanmu
Bagi jiwa-jiwa yang tak menganggapmu
Tak mengerti betapa besar arti hadirmu
Ingin ragaku terbang ke angkasa
Melintas riang diantara berjuta mega
Berapa kalipun akan kuyakinkan mereka
Bahwa engkau menyimpan banyak cerita
Meski tak sampai jemari menyentuhmu
Tetaplah terpancar tirta keelokanmu
Yang puaskan imajinasiku
Menghiasi dikala hambar hariku
Langit.... Tetaplah indah
Agar aku bisa menikmatimu dengan romansa
Langit.... Tetaplah di atas
Mengilhamiku hayalan tak terbatas.
Puisi Yugi
Kutatap engkau kala kusendiri
Kunikmati keindahan yang tak tertandingi
Sejauh apapun mata memandang
Kau tetap luas membentang
Sang awan perlahan berpindah
Terasa penuh kisah-kisah indah
Berbagai bentuknya membuatku berangan
Apa saja yang hendak kutuaikan
Kini aku terpana menghayatimu
Anganku melambung menafsirkan pesanmu
Bagi jiwa-jiwa yang tak menganggapmu
Tak mengerti betapa besar arti hadirmu
Ingin ragaku terbang ke angkasa
Melintas riang diantara berjuta mega
Berapa kalipun akan kuyakinkan mereka
Bahwa engkau menyimpan banyak cerita
Meski tak sampai jemari menyentuhmu
Tetaplah terpancar tirta keelokanmu
Yang puaskan imajinasiku
Menghiasi dikala hambar hariku
Langit.... Tetaplah indah
Agar aku bisa menikmatimu dengan romansa
Langit.... Tetaplah di atas
Mengilhamiku hayalan tak terbatas.
Puisi: Patah Hati
Patah Hati
Puisi Jhon Blitar
AFKN...
Kau begitu indah
Kau orang yang ku cinta
Kau begitu sempurna
Kau maha karya ciptaan-Nya
Jujur aku cinta padamu
Jujur aku menaruh harap padamu
jujur perasaan ini tulus padamu
jujur aku tidak bisa hidup tanpamu
Ku coba beranikan diri
KU coba untuk mendekatiku
Ku coba untuk buatmu mengerti tentang rasa ini
Ku coba mengutarakan cintaku padamu
Tapi...
Hatiku malah terluka
Kau ternyata tidak mencintaiku
Kau hanya menganggap teman saja
Jujur hatiku sakit
Jujur hatiku terluka
Mungkin ini sudah menjadi takdirku
Aku menangis
Bukan untukmu..
Tapi untuk diriku
Aku tidak menyalahkan cinta
Dimataku cinta tetap begitu indah
meski kadang harus berakhir dengan deraian air mata
Lalu aku mencoba menanyakan diriku
Masih beranikah aku mencinta?
Masih beranikah aku untuk terluka?
Aku tidak tahu
Aku juga tidak mengerti
kini yang ada hanya luka yang menganga
Mungkin waktu yang akan menghapus sakit ini
Hatiku lelah
Dan mati
Puisi Jhon Blitar
AFKN...
Kau begitu indah
Kau orang yang ku cinta
Kau begitu sempurna
Kau maha karya ciptaan-Nya
Jujur aku cinta padamu
Jujur aku menaruh harap padamu
jujur perasaan ini tulus padamu
jujur aku tidak bisa hidup tanpamu
Ku coba beranikan diri
KU coba untuk mendekatiku
Ku coba untuk buatmu mengerti tentang rasa ini
Ku coba mengutarakan cintaku padamu
Tapi...
Hatiku malah terluka
Kau ternyata tidak mencintaiku
Kau hanya menganggap teman saja
Jujur hatiku sakit
Jujur hatiku terluka
Mungkin ini sudah menjadi takdirku
Aku menangis
Bukan untukmu..
Tapi untuk diriku
Aku tidak menyalahkan cinta
Dimataku cinta tetap begitu indah
meski kadang harus berakhir dengan deraian air mata
Lalu aku mencoba menanyakan diriku
Masih beranikah aku mencinta?
Masih beranikah aku untuk terluka?
Aku tidak tahu
Aku juga tidak mengerti
kini yang ada hanya luka yang menganga
Mungkin waktu yang akan menghapus sakit ini
Hatiku lelah
Dan mati
Puisi: Cinta
Cinta
Puisi Sutris
Kau datang, terasa bergetar
Kau datang, hariku bersemi
Terasa bergelora didalam dada
Saat kau datang semuanya merah menyala.
Saat itu kau kunamakan cinta.
Merah itu kemudian secerah dulu
Tidak menyala seperti pertama
Terlihat memudar, meluntur, terkucur merahnya
Saat itu tetap kunamakan cinta.
Terlanjur aku jatuh cinta
Namun warna yang kulihat kelabu.
Kau kini jauh, jauh dari bayanganku
Dirimu, bayanganmu, dan warnamu
Jauh. Jauh dariku. Namun aku menunggumu
Saat itu aku berharap ini namanya cinta
Puisi Sutris
Kau datang, terasa bergetar
Kau datang, hariku bersemi
Terasa bergelora didalam dada
Saat kau datang semuanya merah menyala.
Saat itu kau kunamakan cinta.
Merah itu kemudian secerah dulu
Tidak menyala seperti pertama
Terlihat memudar, meluntur, terkucur merahnya
Saat itu tetap kunamakan cinta.
Terlanjur aku jatuh cinta
Namun warna yang kulihat kelabu.
Kau kini jauh, jauh dari bayanganku
Dirimu, bayanganmu, dan warnamu
Jauh. Jauh dariku. Namun aku menunggumu
Saat itu aku berharap ini namanya cinta
Puisi: Jalan Terbaik
Jalan Terbaik
Puisi Akbar Dwi Andhika
Mungkin jalan terbaik adalah perpisahan . . .
Tak mungkin aku harus menunggu tentang cinta yg dulu pernah ada . . .
Karena aku hanyalah manusia yg mempunyai hasrat dan membutuhkan cinta . .
Tak mungkin juga ku sendiri menunggu . .
Karena ku yakin,belum tentu juga kau memikirkanku . . .
Semua cukup sampai disini saja.
Terima kasih atas semuanya.
Kini ku kan beranjak bangkit dari penantian ini.
Mencari sebuah cinta yg lain,hingga saatnya mungkin kan bisa membuatku
bahagia.
Puisi Akbar Dwi Andhika
Mungkin jalan terbaik adalah perpisahan . . .
Tak mungkin aku harus menunggu tentang cinta yg dulu pernah ada . . .
Karena aku hanyalah manusia yg mempunyai hasrat dan membutuhkan cinta . .
Tak mungkin juga ku sendiri menunggu . .
Karena ku yakin,belum tentu juga kau memikirkanku . . .
Semua cukup sampai disini saja.
Terima kasih atas semuanya.
Kini ku kan beranjak bangkit dari penantian ini.
Mencari sebuah cinta yg lain,hingga saatnya mungkin kan bisa membuatku
bahagia.
Puisi: pangeran hati
Pangeran Hati
Puisi Nay'z
Kemarin, Detik demi detik kita lewati,
Jam demi jam, minggu demi minggu,
Bahkan bulan demi bulan kita bersama
Gelak canda dan tawa slalu menghiasi
Rasa sayang, rasa rindu slalu hadir dalam hati kita
Kini,siang hariku bagaikan malam tanpa bintang,
Malam hariku gelap tanpa cahaya,
Aku bagaikan hidup dalam gua,
Sepi, sendiri dan tak berarti.
Di saat kau pergi tinggalkan diri ini...
Dalam kegelisahan hati ini ,
Aku bertanya
Kemanakah engkau wahai pangeran hatiku ?
Masih adakah sayangmu untukku ?
Masih adakah nafas cinta untukku ?
Dimanakah rindumu yang dulu untukku ?
Smua seakan sirna dalam sekejap...
Kau pergi begitu saja meninggalkan aku,
Tanpa aku tau apa salah dan dosaku.
Aku yang slalu merindukanmu,
Betapa sakit menahan rasa ini.
Hatiku bagaikan teriris jika mengingatmu.
Wahai pangeran hatiku dengarkanlah
Aku mencintaimu dengan TULUS
Aku menyayangimu sepenuh hatiku
Aku merindukanmu disetiap waktuku
Kamu yang terakhir untukku
Dan tak kan pernah ada yang lain
Yang dapat menggantikan tempatmu di hatiku...
Puisi Nay'z
Kemarin, Detik demi detik kita lewati,
Jam demi jam, minggu demi minggu,
Bahkan bulan demi bulan kita bersama
Gelak canda dan tawa slalu menghiasi
Rasa sayang, rasa rindu slalu hadir dalam hati kita
Kini,siang hariku bagaikan malam tanpa bintang,
Malam hariku gelap tanpa cahaya,
Aku bagaikan hidup dalam gua,
Sepi, sendiri dan tak berarti.
Di saat kau pergi tinggalkan diri ini...
Dalam kegelisahan hati ini ,
Aku bertanya
Kemanakah engkau wahai pangeran hatiku ?
Masih adakah sayangmu untukku ?
Masih adakah nafas cinta untukku ?
Dimanakah rindumu yang dulu untukku ?
Smua seakan sirna dalam sekejap...
Kau pergi begitu saja meninggalkan aku,
Tanpa aku tau apa salah dan dosaku.
Aku yang slalu merindukanmu,
Betapa sakit menahan rasa ini.
Hatiku bagaikan teriris jika mengingatmu.
Wahai pangeran hatiku dengarkanlah
Aku mencintaimu dengan TULUS
Aku menyayangimu sepenuh hatiku
Aku merindukanmu disetiap waktuku
Kamu yang terakhir untukku
Dan tak kan pernah ada yang lain
Yang dapat menggantikan tempatmu di hatiku...
Puisi: YANG TAK TERLUPAKAN
YANG TAK TERLUPAKAN
Puisi Maidarwis Siregar
Semua berjalan seperti tak bersahabat.....
terlalu cepat berlalu dan menghilang.....
Jiwa ku kini dihadapkan dengan sebuah kenyataan.....
Kenyataan bahwa keabadian untuk bersama kini harus terbentang oleh
waktu, jarak, dan keadaan....
Mencoba untuk bertahan namun ini lah perpisahan....
Sulit namun telah menjadi takdir....
tak mudah namun harus dijalani....
Kesedihan kini telah menyelimuti hati....
Kesepian kini menemani jiwa yg mati...
kesetiaan kita kini sedang di uji...
mampukah kita bertahan walau perih....
"ku menantimu...ku merindumu...kembalilah engkau yg tak terlupakan.....
Ku menantimu....ku merindumu.....hadirlah engkau yg tak terlupakan......ku
mencintaimu"
Puisi Maidarwis Siregar
Semua berjalan seperti tak bersahabat.....
terlalu cepat berlalu dan menghilang.....
Jiwa ku kini dihadapkan dengan sebuah kenyataan.....
Kenyataan bahwa keabadian untuk bersama kini harus terbentang oleh
waktu, jarak, dan keadaan....
Mencoba untuk bertahan namun ini lah perpisahan....
Sulit namun telah menjadi takdir....
tak mudah namun harus dijalani....
Kesedihan kini telah menyelimuti hati....
Kesepian kini menemani jiwa yg mati...
kesetiaan kita kini sedang di uji...
mampukah kita bertahan walau perih....
"ku menantimu...ku merindumu...kembalilah engkau yg tak terlupakan.....
Ku menantimu....ku merindumu.....hadirlah engkau yg tak terlupakan......ku
mencintaimu"
Puisi: Mencintaimu
Mencintaimu
Puisi Stevany abraham
Aku Mencintaimu
Dengan Setulus Hatiku
Namun Kau Membalas Perasaanku Dengan Menyakitiku
Apa Aku Salah ?
Salah Mencintaimu ?
Aku Terlalu Mengharapkanmu
Mengharapkanmu Menjadi Milikku Sepenuhnya
Kau Sudah Ada Yang Punya
Dirinya Begitu Beruntung Bisa Memilikimu
Jika Aku Mempunyai Kesempatan Untuk Memlikimu
Akan Ku Jaga Baik-Baik Hubungan Itu
Takkan Ku Biarkan Putus
Aku Hanya Ingin Kau Menjadi Milikku Seutuhnya
Walaupun Kau Tak Sempurna..
Tetapi Dirimu Tetap Sempurna Dimataku..
Dan ada KITA selamanya
Puisi Stevany abraham
Aku Mencintaimu
Dengan Setulus Hatiku
Namun Kau Membalas Perasaanku Dengan Menyakitiku
Apa Aku Salah ?
Salah Mencintaimu ?
Aku Terlalu Mengharapkanmu
Mengharapkanmu Menjadi Milikku Sepenuhnya
Kau Sudah Ada Yang Punya
Dirinya Begitu Beruntung Bisa Memilikimu
Jika Aku Mempunyai Kesempatan Untuk Memlikimu
Akan Ku Jaga Baik-Baik Hubungan Itu
Takkan Ku Biarkan Putus
Aku Hanya Ingin Kau Menjadi Milikku Seutuhnya
Walaupun Kau Tak Sempurna..
Tetapi Dirimu Tetap Sempurna Dimataku..
Dan ada KITA selamanya
Puisi: Tuhan, ini aku
Tuhan, ini aku
Puisi nurdayanti
Tuhan
Setiap malam
Aku selalu merenungi
Semua rasa cintaku untuknya
Hingga aku tak kuasa
Menahan air mata karena cinta
Sungguh dia menguasai jiwa dan hatiku
Tapi apa !!
Begitu sakitnya dikhianati
Begitu sakitnya ditinggalkan
Dan begitu sakitnya di beri harapan palsu
Tepat di hari istimewa untukku
Kini aku tak mau mengenalnya,
melihatnya pun aku takkan mau
Dan aku tak mau kenal apa itu cinta
Cukup aku tahu bahagia hidup dengan cinta
Dan sakit hidup tanpa cinta ...
Bahkan aku takut untuk aku jatuh cinta
Karena hati yang masih terbawa masalaluku.
Puisi nurdayanti
Tuhan
Setiap malam
Aku selalu merenungi
Semua rasa cintaku untuknya
Hingga aku tak kuasa
Menahan air mata karena cinta
Sungguh dia menguasai jiwa dan hatiku
Tapi apa !!
Begitu sakitnya dikhianati
Begitu sakitnya ditinggalkan
Dan begitu sakitnya di beri harapan palsu
Tepat di hari istimewa untukku
Kini aku tak mau mengenalnya,
melihatnya pun aku takkan mau
Dan aku tak mau kenal apa itu cinta
Cukup aku tahu bahagia hidup dengan cinta
Dan sakit hidup tanpa cinta ...
Bahkan aku takut untuk aku jatuh cinta
Karena hati yang masih terbawa masalaluku.
Selasa, 19 Maret 2013
UNTUK AYAH
UNTUK AYAH
: Disaat malam hari ku tatap bintang dan bulan yang menerangi bumi,
disaat itu pula aku teringat akan dirimu ayah,,,
aku merindukanmu,, yang tlahh pergi
meninggalkan ku,, untuk selama lama nya,,,
di mana pun aku berada,, aku akan selalu mengingat mu ayah,,,
andai engkau ada menemani hari hari ku ,,. Hidup ku akan terasa lebih
sempurna dengan ada nya dirimu ayah,,,
tapi itu semua hanya mimpi ku,,.
Aku di sini hanya bisa berdo'a untuk mu ayah,,.
Semoga kau tenang disana,,,,.
Aku,, anakk mu , setiap detikk meridukan mu
Puisi karya URI AYUNI
: Disaat malam hari ku tatap bintang dan bulan yang menerangi bumi,
disaat itu pula aku teringat akan dirimu ayah,,,
aku merindukanmu,, yang tlahh pergi
meninggalkan ku,, untuk selama lama nya,,,
di mana pun aku berada,, aku akan selalu mengingat mu ayah,,,
andai engkau ada menemani hari hari ku ,,. Hidup ku akan terasa lebih
sempurna dengan ada nya dirimu ayah,,,
tapi itu semua hanya mimpi ku,,.
Aku di sini hanya bisa berdo'a untuk mu ayah,,.
Semoga kau tenang disana,,,,.
Aku,, anakk mu , setiap detikk meridukan mu
Menangis Dalam Hati
Menangis Dalam Hati
dia putuskan begitu saja hubungan ini
meningalkan bekas luka di hatiku
sungguh ku tak percaya luka yang ia beri
sakit aku terdiam
hanya bisa menahan rasa sakit yang kau sakiti
hati ini aku tak akan melupakan mu
karena kau belahan jiwaku
aku tak bisa hidup tanpamu
hingga kau kembali kepada ku,
namamu terukir jelas di hatiku....
Puisi karya cahya selvina
dia putuskan begitu saja hubungan ini
meningalkan bekas luka di hatiku
sungguh ku tak percaya luka yang ia beri
sakit aku terdiam
hanya bisa menahan rasa sakit yang kau sakiti
hati ini aku tak akan melupakan mu
karena kau belahan jiwaku
aku tak bisa hidup tanpamu
hingga kau kembali kepada ku,
namamu terukir jelas di hatiku....
Senin, 11 Maret 2013
Puisi: Melupakanmu
Puisi Melupakanmu
Karya: Stevany abraham
Aku mulai bosan menunggumu..
Apakah kau tidak menyadarinya
Betapa besar cintaku padamu?
Aku berharap ada KITA
Tetapi aku harus mengubur perasaan itu
Dalam-dalam
Aku menyadari
Aku dan dirimu
Tidak bisa menjadi kita yang aku harap
Aku harus melupakanmu..
Karena jika tidak hatiku kan bertambah sakit
Sakit yang begitu dalam
Hati ku hanya menuju padamu, dan
Dan harus kukatakan
tersakiti olehmu..
Aku harus berhenti
Harus melupakan perasaan itu
Melupakanmu
Dan mengubur perasaan dan kata KITA
Selamanya
Dan membiarkanmu mencintai yang lain..
Karya: Stevany abraham
Aku mulai bosan menunggumu..
Apakah kau tidak menyadarinya
Betapa besar cintaku padamu?
Aku berharap ada KITA
Tetapi aku harus mengubur perasaan itu
Dalam-dalam
Aku menyadari
Aku dan dirimu
Tidak bisa menjadi kita yang aku harap
Aku harus melupakanmu..
Karena jika tidak hatiku kan bertambah sakit
Sakit yang begitu dalam
Hati ku hanya menuju padamu, dan
Dan harus kukatakan
tersakiti olehmu..
Aku harus berhenti
Harus melupakan perasaan itu
Melupakanmu
Dan mengubur perasaan dan kata KITA
Selamanya
Dan membiarkanmu mencintai yang lain..
Puisi: Hilang
Puisi Hilang
Karya: Delima Nova Putri
Ditengah gelapnya malam, di pinggir taman ini, pada sebuah kursi panjang..
Disinilah aku terdiam, ditemani oleh cahaya bulan dan ribuan bintang yang
berkelip Sendu dan redup, seakan ikut merasakan kesedihan yang ku alami..
Kini kebahagiaan saat bersamamu tak lagi bisa ku rasakan, karna semua itu
hanya tinggal kenangan yang terukir kuat pada masa laluku...
semua kebahagiaanku yang dulu, kini hilang tak berbekas, bahkan jejak
langkahmu pun tak dapat lagi ku ikuti,
Sedih...
Sakit...
Dan Kecewa..
berbaur menjadi satu dalam hatiku,,,
Kesetiaanmu, Hilang Ditelan Dusta..
Kejujuranmu, Hilang Digantikan Oleh Kebohongan...
Ketulusanmu, Hilang Terhapus Benci..
Kini Semua Kebahagiaan Yang Ku Miliki Telah HILANG terhapuskan oleh Luka
Yang Begitu Mendalam...
Karya: Delima Nova Putri
Ditengah gelapnya malam, di pinggir taman ini, pada sebuah kursi panjang..
Disinilah aku terdiam, ditemani oleh cahaya bulan dan ribuan bintang yang
berkelip Sendu dan redup, seakan ikut merasakan kesedihan yang ku alami..
Kini kebahagiaan saat bersamamu tak lagi bisa ku rasakan, karna semua itu
hanya tinggal kenangan yang terukir kuat pada masa laluku...
semua kebahagiaanku yang dulu, kini hilang tak berbekas, bahkan jejak
langkahmu pun tak dapat lagi ku ikuti,
Sedih...
Sakit...
Dan Kecewa..
berbaur menjadi satu dalam hatiku,,,
Kesetiaanmu, Hilang Ditelan Dusta..
Kejujuranmu, Hilang Digantikan Oleh Kebohongan...
Ketulusanmu, Hilang Terhapus Benci..
Kini Semua Kebahagiaan Yang Ku Miliki Telah HILANG terhapuskan oleh Luka
Yang Begitu Mendalam...
Kirim Puisi: Lelah
Puisi Lelah
oleh: Nirvana
Masih adakah harapan itu
Masih adakah ruang buatku
Jangan pernah kau tanyakan
Jangan pernah kau tanyakan aku
Apakah aku masih mencintai mu
Hanya getaran hasrat yang selalu ada
Tanpa aku sanggup berbuat apa-apa
Mungkin hanya aku yang yang tahu
Tanpa pernah kau sadari itu
Terkadang aku lelah
Aku lelah dengan semua ini
Tuhan...
Aku lelah dengan semua ini
Aku lelah harus hidup seperti ini
Bantu aku ya Tuhan...
Tuk hapusi segala kisah
Yang pernah ada
Aku ingin bahagia
Tanpa bayang-bayang dirinya
oleh: Nirvana
Masih adakah harapan itu
Masih adakah ruang buatku
Jangan pernah kau tanyakan
Jangan pernah kau tanyakan aku
Apakah aku masih mencintai mu
Hanya getaran hasrat yang selalu ada
Tanpa aku sanggup berbuat apa-apa
Mungkin hanya aku yang yang tahu
Tanpa pernah kau sadari itu
Terkadang aku lelah
Aku lelah dengan semua ini
Tuhan...
Aku lelah dengan semua ini
Aku lelah harus hidup seperti ini
Bantu aku ya Tuhan...
Tuk hapusi segala kisah
Yang pernah ada
Aku ingin bahagia
Tanpa bayang-bayang dirinya
Puisi: Sepi Tanpa Hadirmu
Puisi Sepi Tanpa Hadirmu
Oleh: Nirvana
saat gelap malam meraja
Aku hanya bisa terdiam lirih
Tanpa ku tau harus berbuat apa
Hanya bayangmu, hanya kenangan itu
Yang kian menari di ingatan ku
Apa pernah kau tau
Apa pernah kau sadari
Betapa tulus hati ini
Namun mengapa kau tega hancur kan aku
Hancur kan segala harapan ku
Jujur, masih terasa sakit nya
Saat bibirmu berucap
Kau mencintai dia
Namun kau menyayangi ku
Kenapa???
Rasa tulus ini
Kau ubah menjadi benci
Apa kurang nya aku ??
Apakah aku hanya permainan hati
Buatmu...
Kini aku hanya bisa berharap
Semoga tuhan hapus kan rasa
Semoga tuhan hapus kan dirimu
Dari hati ku..
Oleh: Nirvana
saat gelap malam meraja
Aku hanya bisa terdiam lirih
Tanpa ku tau harus berbuat apa
Hanya bayangmu, hanya kenangan itu
Yang kian menari di ingatan ku
Apa pernah kau tau
Apa pernah kau sadari
Betapa tulus hati ini
Namun mengapa kau tega hancur kan aku
Hancur kan segala harapan ku
Jujur, masih terasa sakit nya
Saat bibirmu berucap
Kau mencintai dia
Namun kau menyayangi ku
Kenapa???
Rasa tulus ini
Kau ubah menjadi benci
Apa kurang nya aku ??
Apakah aku hanya permainan hati
Buatmu...
Kini aku hanya bisa berharap
Semoga tuhan hapus kan rasa
Semoga tuhan hapus kan dirimu
Dari hati ku..
Puisi: Kepergianmu
Puisi Kepergianmu
Oleh Thasa aniesha wahyudi
Haii kau kekasihku
Malam begitu sunyi sesunyi jiwa ku ini
mengapa kau pergi tinggalkan janji kita
janji yang telah kitga buat berdua
mengapa secepat ini kau mengutarakan kata perpisahan
yang ku inginkan bukan perpisahan
namun keabadian cinta kita
ku ingin kau kembali seperti surya dihati ini
setelah kau pergi sepi hari-hari ku
dan tak ada yang bisa membuat hati ini luluh kembali
hanya kamu , dan untukmu hati dan cinta ini ku berikan. :(
Oleh Thasa aniesha wahyudi
Haii kau kekasihku
Malam begitu sunyi sesunyi jiwa ku ini
mengapa kau pergi tinggalkan janji kita
janji yang telah kitga buat berdua
mengapa secepat ini kau mengutarakan kata perpisahan
yang ku inginkan bukan perpisahan
namun keabadian cinta kita
ku ingin kau kembali seperti surya dihati ini
setelah kau pergi sepi hari-hari ku
dan tak ada yang bisa membuat hati ini luluh kembali
hanya kamu , dan untukmu hati dan cinta ini ku berikan. :(
Rabu, 06 Maret 2013
Puisi: Cinta terhianati
Cinta terhianati
oleh afandi aritonang
pertama ku melihat mu
ku tak merasakan sentuhan akan Kau
sekian hari ku jumpa am mu
semakin ad getaran di dada ku
ku tak tau ap sebab nya
ku tak tau mengpa tiba-tiba demikian
semakin ku dekat dengan mu
semakin senang perasaan ini
ku tak menduga bahwa Kau
meninggalkan harapan
ku berjuang ingin memiliki mu
cara,pengobanan smua tlah aq lakukan
tetapi pda akhirnya
Kau pergi
pergi jauh ntah kmana
Kau slama ne yang mengatakan
kau jga yg mengingkari
kini perasaan ini membeku
kini ku tlah dihianati karna cinta mu yg palsu.
oleh afandi aritonang
pertama ku melihat mu
ku tak merasakan sentuhan akan Kau
sekian hari ku jumpa am mu
semakin ad getaran di dada ku
ku tak tau ap sebab nya
ku tak tau mengpa tiba-tiba demikian
semakin ku dekat dengan mu
semakin senang perasaan ini
ku tak menduga bahwa Kau
meninggalkan harapan
ku berjuang ingin memiliki mu
cara,pengobanan smua tlah aq lakukan
tetapi pda akhirnya
Kau pergi
pergi jauh ntah kmana
Kau slama ne yang mengatakan
kau jga yg mengingkari
kini perasaan ini membeku
kini ku tlah dihianati karna cinta mu yg palsu.
Puisi: UNTUK AYAH
UNTUK AYAH
URI AYUNI
Disaat malam hari ku tatap bintang dan bulan yang menerangi bumi,
disaat itu pula aku teringat akan dirimu ayah,,,
aku merindukanmu,, yang tlahh pergi
meninggalkan ku,, untuk selama lama nya,,,
di mana pun aku berada,, aku akan selalu mengingat mu ayah,,,
andai engkau ada menemani hari hari ku ,,. Hidup ku akan terasa lebih
sempurna dengan ada nya dirimu ayah,,,
tapi itu semua hanya mimpi ku,,.
Aku di sini hanya bisa berdo'a untuk mu ayah,,.
Semoga kau tenang disana,,,,.
Aku,, anakk mu , setiap detikk meridukan mu
URI AYUNI
Disaat malam hari ku tatap bintang dan bulan yang menerangi bumi,
disaat itu pula aku teringat akan dirimu ayah,,,
aku merindukanmu,, yang tlahh pergi
meninggalkan ku,, untuk selama lama nya,,,
di mana pun aku berada,, aku akan selalu mengingat mu ayah,,,
andai engkau ada menemani hari hari ku ,,. Hidup ku akan terasa lebih
sempurna dengan ada nya dirimu ayah,,,
tapi itu semua hanya mimpi ku,,.
Aku di sini hanya bisa berdo'a untuk mu ayah,,.
Semoga kau tenang disana,,,,.
Aku,, anakk mu , setiap detikk meridukan mu
Puisi lelaki yang tak sempurna
lelaki yang tak sempurna
elul bukan penyair
Memang aku akui
Soal materi aku tak banyak memiliki
Tapi jika bicara tentang kesetiaan
Akulah sang pemenang
Aku bukan seorang puitis yang
Yang pandai merangkai kata
Bukan juga penyair kesepian
Yang di tinggal kekasih
Karena aku hanyalah
Lelaki yang tak sempurna
elul bukan penyair
Memang aku akui
Soal materi aku tak banyak memiliki
Tapi jika bicara tentang kesetiaan
Akulah sang pemenang
Aku bukan seorang puitis yang
Yang pandai merangkai kata
Bukan juga penyair kesepian
Yang di tinggal kekasih
Karena aku hanyalah
Lelaki yang tak sempurna
Puisi Sendiri
Sendiri
adang lego prasetyo
sendiri di pagi hari
tak ada yang menyinari hati
cinta ku telah pergi
di bawa sang pujaan hati
aku ingin engkau kembali
tuk temani aku yang sendiri
adang lego prasetyo
sendiri di pagi hari
tak ada yang menyinari hati
cinta ku telah pergi
di bawa sang pujaan hati
aku ingin engkau kembali
tuk temani aku yang sendiri
Puisi Rindu Semalam
Rindu Semalam
Gladys Cintamu Nahkoda
: menebar malam harumkan badan, menuai syank rindu semalam,tak kunjung tia
haluan semalam, rinduku kelam kasih tak datang. Rinduku pulang tak jua
bertandang, akhirnya ku pulang setengah kehujanan,malang jua kasih tak
datang. kini ku katakan pada rumput kehujanan,dingin malam tak kan sgera
menghilang, tolong sampaikan salam tersyank aku datang dengan sejuta cerita
rindu semalam.....
Gladys Cintamu Nahkoda
: menebar malam harumkan badan, menuai syank rindu semalam,tak kunjung tia
haluan semalam, rinduku kelam kasih tak datang. Rinduku pulang tak jua
bertandang, akhirnya ku pulang setengah kehujanan,malang jua kasih tak
datang. kini ku katakan pada rumput kehujanan,dingin malam tak kan sgera
menghilang, tolong sampaikan salam tersyank aku datang dengan sejuta cerita
rindu semalam.....
Kirim Puisi: Gema Rahasia Masa Lalu
Gema Rahasia Masa Lalu
Doni Hutajulu
Hari itu..
Diantara bangunan tua
Angin yang berhembus menyejukkan nafas
Bersama dengan sebuah kenangan indah
Yang tak bisa diungkap begitu saja
Dan sebuah tulisan yang bernada CINTA
Yang telah menjadi 'GEMA RAHASIA MASA LALU'
Doni Hutajulu
Hari itu..
Diantara bangunan tua
Angin yang berhembus menyejukkan nafas
Bersama dengan sebuah kenangan indah
Yang tak bisa diungkap begitu saja
Dan sebuah tulisan yang bernada CINTA
Yang telah menjadi 'GEMA RAHASIA MASA LALU'
Sabtu, 23 Februari 2013
Puisi Cinta Terakhir Di Bumi 1000 Parit
Puisi Cinta Terakhir Di Bumi 1000 Parit
oleh Sulaiman
Pasir putih Pantai Solop masih terukir namamukugoreskan dengan jari-jari
Tanganku ada hasrat kuinginkan abadi di batang pohon bakau
tapi hatiku benar
Risau satu-satu namamu tersapu gelombang bersama sauh yang mulai siap
bongkar jangkar pandanganku mulai jauh hingga Negeri 100 parit lenyap
Malam pun kian senyap
hanyut bersama cinta terakhir yang hanya terukir di atas
prasasti hatiku
oleh Sulaiman
Pasir putih Pantai Solop masih terukir namamukugoreskan dengan jari-jari
Tanganku ada hasrat kuinginkan abadi di batang pohon bakau
tapi hatiku benar
Risau satu-satu namamu tersapu gelombang bersama sauh yang mulai siap
bongkar jangkar pandanganku mulai jauh hingga Negeri 100 parit lenyap
Malam pun kian senyap
hanyut bersama cinta terakhir yang hanya terukir di atas
prasasti hatiku
Puisi Kabut Duka
Kabut Duka
oleh Kang Aat
Saat di bening mata mu..
ku lihat sejumput duka
serangkum kabut hitam..
Betapa ku ingin menghapusnya
agar
duka itu..
Kabut itu.. Sirna
karna ku ingin suka dan duka
dapat kita lewati
bersama..
oleh Kang Aat
Saat di bening mata mu..
ku lihat sejumput duka
serangkum kabut hitam..
Betapa ku ingin menghapusnya
agar
duka itu..
Kabut itu.. Sirna
karna ku ingin suka dan duka
dapat kita lewati
bersama..
PuisiLagu
Lagu
oleh Anila Imroatul M.S
Lagu....
Satu kata yang mengalbu
Penuh riang dan bersuara
Ungkapan dari hati yang dalam
Menyentuh hati berkelabu
Menyertai irama yang merdu
Kadang sedih, susah, senang dan gembira
Tertuang dalam lagu...
Mengisahkan kehidupan
Setiap insan di dunia
Ketika semua mendengar, maka akan tersentuh hatinya...
Nada lan melodinya sungguh membuat suasana kan terbiuskan
Langit dan bumi pun bergoyang
Ombak menghampar tak karuan
Itulah karunia dari Sang Pencipta
Dan karena diciptakannya, nada merdu
Dan karena lagupun insan dapat berdendang.....
oleh Anila Imroatul M.S
Lagu....
Satu kata yang mengalbu
Penuh riang dan bersuara
Ungkapan dari hati yang dalam
Menyentuh hati berkelabu
Menyertai irama yang merdu
Kadang sedih, susah, senang dan gembira
Tertuang dalam lagu...
Mengisahkan kehidupan
Setiap insan di dunia
Ketika semua mendengar, maka akan tersentuh hatinya...
Nada lan melodinya sungguh membuat suasana kan terbiuskan
Langit dan bumi pun bergoyang
Ombak menghampar tak karuan
Itulah karunia dari Sang Pencipta
Dan karena diciptakannya, nada merdu
Dan karena lagupun insan dapat berdendang.....
Puisi Kata Hati
Kata Hati
oleh Yulia Ariyanti
sunyi sepinya malam
membuat hati hening
tanpa hadirmu disini
aku sendiri kesepian
kupandang langit
beribu bintang menghiasi malam
indahnya gemerlap
tersinar purnama bulan
membuat hati gundah menjadi damai
angan angan ingin bersama mu
itu hanya mimpi
karna kau tak sepenuhnya mencintai diriku
walau hatipun tersakiti
namun hatiku masih merindu
oleh Yulia Ariyanti
sunyi sepinya malam
membuat hati hening
tanpa hadirmu disini
aku sendiri kesepian
kupandang langit
beribu bintang menghiasi malam
indahnya gemerlap
tersinar purnama bulan
membuat hati gundah menjadi damai
angan angan ingin bersama mu
itu hanya mimpi
karna kau tak sepenuhnya mencintai diriku
walau hatipun tersakiti
namun hatiku masih merindu
Puisi Belantara Nan Perawan
Belantara Nan Perawan
oleh Widi Riani
Melangkah perlahan, di antara pucuk dedaunan
Bersama angin yang mengalir, menyusuri sela-sela batu di lereng gunung
Hangatnya atmosfir di relung hati membaur aroma nafasmu
Semakin dekat, semakin kurasa himpitan mesra pepohonan
Sayang,
Harum ....... wangi tubuhmu
Mendesak asa tuk mengejar
Semakin dekat ...................... semakin hangat
canda,
tawa,
sanjungan,
cubitan kecil,
lirikan nakal,
menghimpit tarikan napas demi napas
Sayang,
Senyum segar nan memikat hati
Mengundang naluri tuk memiliki
Semakin dekat ........................ semakin hangat
biru,
hijau
putih,
kuning,
jingga,
merah,
Menerbangkan rasa yang menggelora
Menggoda hasrat membara
Menyala, membakar segala yang ada
Sayang, tahukah dirimu
Indah,
Cantik,
Wangi,
Segar,
Merangsang?
Sayang,
Jangan sentuh dia
Jangan ambil dia
Jangan rusak dia
Jangan telanjangi dia
Sayang,
Belantara nan perawan
Menjadi penyimpan air kehidupan
Jangan ambil hutanku
Agar tetap lestari,
Menjaga kekasih tercinta
oleh Widi Riani
Melangkah perlahan, di antara pucuk dedaunan
Bersama angin yang mengalir, menyusuri sela-sela batu di lereng gunung
Hangatnya atmosfir di relung hati membaur aroma nafasmu
Semakin dekat, semakin kurasa himpitan mesra pepohonan
Sayang,
Harum ....... wangi tubuhmu
Mendesak asa tuk mengejar
Semakin dekat ...................... semakin hangat
canda,
tawa,
sanjungan,
cubitan kecil,
lirikan nakal,
menghimpit tarikan napas demi napas
Sayang,
Senyum segar nan memikat hati
Mengundang naluri tuk memiliki
Semakin dekat ........................ semakin hangat
biru,
hijau
putih,
kuning,
jingga,
merah,
Menerbangkan rasa yang menggelora
Menggoda hasrat membara
Menyala, membakar segala yang ada
Sayang, tahukah dirimu
Indah,
Cantik,
Wangi,
Segar,
Merangsang?
Sayang,
Jangan sentuh dia
Jangan ambil dia
Jangan rusak dia
Jangan telanjangi dia
Sayang,
Belantara nan perawan
Menjadi penyimpan air kehidupan
Jangan ambil hutanku
Agar tetap lestari,
Menjaga kekasih tercinta
Puisi Bila Engkau Ada Cinta
BILA ENGKAU ADA CINTA
oleh Sariyanta Sinaga Hiden Love
Bila hari ini engkau sedang memikirkan
Sesuatu tentang aku
Katakan saja jangn engkau simpan
Lalu engkau buang dgn bergulirnya waktu
Bila engkau ada cinta
terhadap aku
Katakan saja jangan engkau diam
Lalu engkau pergi berpindah pada yang lain
Jika kehadiranku mengusik ketenanganmu
Katakan saja jangan engkau malu
Lalu engkau pendam
Hingga aku membawa derita dihidupmu
Bila diantara kita
tiada kecocokan
Uraikan saja cukup dgn kata kata
Selamt tinggal
Jika malam ini engkau ada rindu
Sesuatu tentang aku
Datang saja jangan engkau sungkan
Lalu langkahmu terhenti karena sungkan
Jika cintaku adalah suatu pembodohan
Terhadap engkau sayang
Hafalkan saja lalu katakan
Aku tak mau engkau sayang
Jika cintaku adalah bahagiamu
Terhadap hidupmu
Simpan saja lalu tuliskan
Engkaulah diatas segala harapan
Jika denganku engkau malu
Saat kita berjalan
Katakan saja biar aku pergi
Lalu engkau kutinggalkan
Jika diantara kita tiada keharmonisan
Gariskan saja lalu katakan
cinta sampai disini
Karena yang kubutuhkan adalah suatu kejujuran
Untuk apa engkau bertahan denganku
Padahal engkau menderita pilu
Untuk apa engkau berjuang
Padahal kubukan bahagiamu
Percuma jika digariskan
Dipertahankan
Percuma segala yang kuberikan
Padahal engkau kesakitan.
karya : sariyanta sinaga
19 april 2012.
oleh Sariyanta Sinaga Hiden Love
Bila hari ini engkau sedang memikirkan
Sesuatu tentang aku
Katakan saja jangn engkau simpan
Lalu engkau buang dgn bergulirnya waktu
Bila engkau ada cinta
terhadap aku
Katakan saja jangan engkau diam
Lalu engkau pergi berpindah pada yang lain
Jika kehadiranku mengusik ketenanganmu
Katakan saja jangan engkau malu
Lalu engkau pendam
Hingga aku membawa derita dihidupmu
Bila diantara kita
tiada kecocokan
Uraikan saja cukup dgn kata kata
Selamt tinggal
Jika malam ini engkau ada rindu
Sesuatu tentang aku
Datang saja jangan engkau sungkan
Lalu langkahmu terhenti karena sungkan
Jika cintaku adalah suatu pembodohan
Terhadap engkau sayang
Hafalkan saja lalu katakan
Aku tak mau engkau sayang
Jika cintaku adalah bahagiamu
Terhadap hidupmu
Simpan saja lalu tuliskan
Engkaulah diatas segala harapan
Jika denganku engkau malu
Saat kita berjalan
Katakan saja biar aku pergi
Lalu engkau kutinggalkan
Jika diantara kita tiada keharmonisan
Gariskan saja lalu katakan
cinta sampai disini
Karena yang kubutuhkan adalah suatu kejujuran
Untuk apa engkau bertahan denganku
Padahal engkau menderita pilu
Untuk apa engkau berjuang
Padahal kubukan bahagiamu
Percuma jika digariskan
Dipertahankan
Percuma segala yang kuberikan
Padahal engkau kesakitan.
karya : sariyanta sinaga
19 april 2012.
Puisi Suara Hati
Puisi Suara Hati
Oleh Bagus Indra
Dalam renungan malam begitu sunyi di hati,
Dalam desiran ombak,
yang menerjang angin,
Butiran air yang turun dari awan mendung,
Seperti menyapa,
Terharu,
Tak disangka,
Engkau yang kuasa,
Engkau pemilik hidup,
Dari jiwa jiwa yang lemah,
Dari jiwa jiwa yang kurang mensyukuri nikmatmu,
Suara hati ini pun berbicara,
Lewat tulisan tulisan mungil nan indah,
Oh..........
Tuhan,
Berikanlah ampunan-MU,
Kepada hamba yang penuh dosa,
Oleh Bagus Indra
Dalam renungan malam begitu sunyi di hati,
Dalam desiran ombak,
yang menerjang angin,
Butiran air yang turun dari awan mendung,
Seperti menyapa,
Terharu,
Tak disangka,
Engkau yang kuasa,
Engkau pemilik hidup,
Dari jiwa jiwa yang lemah,
Dari jiwa jiwa yang kurang mensyukuri nikmatmu,
Suara hati ini pun berbicara,
Lewat tulisan tulisan mungil nan indah,
Oh..........
Tuhan,
Berikanlah ampunan-MU,
Kepada hamba yang penuh dosa,
Senin, 21 Januari 2013
Puisi Gerimis Malam
Puisi Gerimis Malam
Oleh Tiara Anggriani
Saat kegelapan malam tiba,
Kesendirian dalam sudur kamar
Ada renung dalam lintasan otakku,
Terpikir dirimu ada dirimu hanya bayang.
Yang tersisa...........
Ada kesepian kau tak disini
Disisiku.......
Ingin ada disisimu namun tak mampu kutahan bayangmu
Gerimis di luar, jadikan malam ku semakin dingin ku tepis rasa gundah, ku
buang rasa ragu mungkin cinta makin menipis, setipis gerimis yang jatuh mungkin
tak lagi seperti dulu, kau tak ada di sisiku...
Ingin aku akhiri malam,
Terlelap di pembaringan.
Ingin aku mengapai pagi dalam hanyalah buaian
Ingin aku terlena, melepaskan beban terpikir tentang dirimu sejenak masuki
alam imajinasi......
Aku tak mampu, mataku pun masi terbuka"
Gerimis malam rintik menetes tak berhenti seiram
Terbaring namun tak terlelap,
Terbujur namun tak tertidur pikiran menerawang melintasi'
Malam mencari bayang dirimu aku tahu, kau juga memikirkan diriku'
Raga boleh terpisah, namun cinta menyentuh dalam rasa yang sama di tiap
waktu, ada cinta & cemburu.......
Oleh Tiara Anggriani
Saat kegelapan malam tiba,
Kesendirian dalam sudur kamar
Ada renung dalam lintasan otakku,
Terpikir dirimu ada dirimu hanya bayang.
Yang tersisa...........
Ada kesepian kau tak disini
Disisiku.......
Ingin ada disisimu namun tak mampu kutahan bayangmu
Gerimis di luar, jadikan malam ku semakin dingin ku tepis rasa gundah, ku
buang rasa ragu mungkin cinta makin menipis, setipis gerimis yang jatuh mungkin
tak lagi seperti dulu, kau tak ada di sisiku...
Ingin aku akhiri malam,
Terlelap di pembaringan.
Ingin aku mengapai pagi dalam hanyalah buaian
Ingin aku terlena, melepaskan beban terpikir tentang dirimu sejenak masuki
alam imajinasi......
Aku tak mampu, mataku pun masi terbuka"
Gerimis malam rintik menetes tak berhenti seiram
Terbaring namun tak terlelap,
Terbujur namun tak tertidur pikiran menerawang melintasi'
Malam mencari bayang dirimu aku tahu, kau juga memikirkan diriku'
Raga boleh terpisah, namun cinta menyentuh dalam rasa yang sama di tiap
waktu, ada cinta & cemburu.......
Cinta Yang Tak Kunjung Ku Miliki
Cinta Yang Tak Kunjung Ku Miliki
Puisi Melisa Miranda Ginting
Cinta yang kurasakan kini
Cinta yang terasa begitu indah
Indah dalam angan dan khayal ku
Hari demi hari
Rasa cinta ini terus memupuk dalam hati ku
Walau begitu banyak rintangan
Tapi
Ku terus bersemangat
Bersemangat untuk meraih angan dan khayal ku
Malam demi malam terus menghampiri ku
Ku selalu tertidur dalam dekapan hangat bayangan mu
Senyuman mu yang indah
Selalu menghiasi mimpi ku
Oohh
Begitu indahnya rasa cinta yang kurasakan dalam angan dan khayal ku
Tapi kini kusadar
Rasa cinta yang memupuk dihati ku
Bayangan yang selalu mendekap dalam tidur ku
Senyuman indah yang selalu menghiasi mimpi ku
Itu semua hanyalah sebatas angan dan khayal ku
Angan dan khayal yang tidak akan pernah nyata didalam hidup ku
Tuhan
Tapi ku ingin
Dialah yang menjadi cinta sejati dalam hidup ku
Walau kini kusadar semua tidak mungkinkan terjadi
Tapi ku mau hanya dialah seoarang
Dia yang selalu berada dalam angan dan khayal ku
Puisi Melisa Miranda Ginting
Cinta yang kurasakan kini
Cinta yang terasa begitu indah
Indah dalam angan dan khayal ku
Hari demi hari
Rasa cinta ini terus memupuk dalam hati ku
Walau begitu banyak rintangan
Tapi
Ku terus bersemangat
Bersemangat untuk meraih angan dan khayal ku
Malam demi malam terus menghampiri ku
Ku selalu tertidur dalam dekapan hangat bayangan mu
Senyuman mu yang indah
Selalu menghiasi mimpi ku
Oohh
Begitu indahnya rasa cinta yang kurasakan dalam angan dan khayal ku
Tapi kini kusadar
Rasa cinta yang memupuk dihati ku
Bayangan yang selalu mendekap dalam tidur ku
Senyuman indah yang selalu menghiasi mimpi ku
Itu semua hanyalah sebatas angan dan khayal ku
Angan dan khayal yang tidak akan pernah nyata didalam hidup ku
Tuhan
Tapi ku ingin
Dialah yang menjadi cinta sejati dalam hidup ku
Walau kini kusadar semua tidak mungkinkan terjadi
Tapi ku mau hanya dialah seoarang
Dia yang selalu berada dalam angan dan khayal ku
Minggu, 13 Januari 2013
Puisi Buat Bunda
PUISI buat BUNDA
Oleh Triyulita Simanjuntak
Aku tak tau apa yang harus kulakukan tanpa di
Dia yang selalu mengerti aku
Dia yang tak pernah letih menasehatiku
Dia yang selalu menemaniku
Dialah Bunda...
Orang yang selalu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini
Tanpanya aku bukanlah apa-apa
Aku hanya seorang manusia lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih Bunda...
Kekuatan yang lebih dari apapun
Engkau sangat berharga bagiku
Walaupun engkau selalu memarahiku
Aku tau
Itu bentuk perhatian darimu
Itu menandakan kau peduli denganku
Ya Allah,,
Berikanlah kesehatan pada Bundaku
Panjangkanlah umurnya
Aku ingin membahagiakanya
Sebelum aku atau dia tiada lagi di dunia ini
Terimakasih Bunda....
Atas apa yang telah kau berikan padaku
Aku akan selalu menyayangimu
Terimakasih Bunda.....
Akan ku ingat segalah kebaikan mu kepadaku
...Terimakasi Bunda...
Oleh Triyulita Simanjuntak
Aku tak tau apa yang harus kulakukan tanpa di
Dia yang selalu mengerti aku
Dia yang tak pernah letih menasehatiku
Dia yang selalu menemaniku
Dialah Bunda...
Orang yang selalu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini
Tanpanya aku bukanlah apa-apa
Aku hanya seorang manusia lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih Bunda...
Kekuatan yang lebih dari apapun
Engkau sangat berharga bagiku
Walaupun engkau selalu memarahiku
Aku tau
Itu bentuk perhatian darimu
Itu menandakan kau peduli denganku
Ya Allah,,
Berikanlah kesehatan pada Bundaku
Panjangkanlah umurnya
Aku ingin membahagiakanya
Sebelum aku atau dia tiada lagi di dunia ini
Terimakasih Bunda....
Atas apa yang telah kau berikan padaku
Aku akan selalu menyayangimu
Terimakasih Bunda.....
Akan ku ingat segalah kebaikan mu kepadaku
...Terimakasi Bunda...
Malam
Malam
Puisi Ryan Sandi Kristianto
hari demi hari kulalui dengan senyuman nafasku ada karna adanya dirimu disisiku
malam ini benar-benar indah sayang
kulihat bintang-bintang
angin malam pun seakan mengerti
ia hembuskan angin terbaiknya untuk kita
dan dengan lilin ini kuawali malam ini denganmu
dentingan sendok dan garpu seakan menjadi alunan nada yang merdu
semangkok mie dan segelas teh ini menjadi perhiasan tersendiri
dan kini hanya ada aku dan kau
yang larut dalam kehangatan malam
Tuhan, jika malam ini mimpi
ijinkan ku mengulanginya Tuhan
aku ingin melihat senyum,merasakan kehangatan ini lagi
agar smua itu tak hilang dari benakku
Dan jika ini nyata
terima kasih Tuhan
Engkau telah berikan malam yang paling indah
yang bisa kunikmati bersama dengan peri cantik ku ini
dan jika saatnya tiba nanti
saat aku telah bersamamu Tuhan
hanya satu, satukan kami Tuhan
satukan kami di syurgaMu yang Indah
Puisi Ryan Sandi Kristianto
hari demi hari kulalui dengan senyuman nafasku ada karna adanya dirimu disisiku
malam ini benar-benar indah sayang
kulihat bintang-bintang
angin malam pun seakan mengerti
ia hembuskan angin terbaiknya untuk kita
dan dengan lilin ini kuawali malam ini denganmu
dentingan sendok dan garpu seakan menjadi alunan nada yang merdu
semangkok mie dan segelas teh ini menjadi perhiasan tersendiri
dan kini hanya ada aku dan kau
yang larut dalam kehangatan malam
Tuhan, jika malam ini mimpi
ijinkan ku mengulanginya Tuhan
aku ingin melihat senyum,merasakan kehangatan ini lagi
agar smua itu tak hilang dari benakku
Dan jika ini nyata
terima kasih Tuhan
Engkau telah berikan malam yang paling indah
yang bisa kunikmati bersama dengan peri cantik ku ini
dan jika saatnya tiba nanti
saat aku telah bersamamu Tuhan
hanya satu, satukan kami Tuhan
satukan kami di syurgaMu yang Indah
Pergi Tak Kembali
Pergi Tak Kembali
Puisi Kurnai JF
Dimana kamu . . .
Kamu dimana . . .
Aku butuh kamu saat ini
Aku gelisah tanpa mu
Aku bagaikan serpih-serpihan dedaun
Yang belayang-layang yang entah
Kemana arahnya . . .
Aku binggung dan sangat binggung
Harus kemana ku langkahkan ke dua kaki ku ini
Tak ada tujuhan maupun ke inginan
Yang harus ku tempuh . . .
Tetapi ku terus berjalan lurus kedapan
Dengan sejutah harapan yang ku ingin kan
Bertemunya sosok dirimu yang dulu hilang
Namun . . . Tak ku sadari
Hari berganti jam,
Jam berganti menit,
Menit berganti detik,
Tak ada tanda-tanda datangnya diri mu
Yang ku tunggu-tunggu selama ini
Dan kini aku pun seperti bunga yang layu
Yang Tak bisa hidup lagi tanpa air yang di berikan
AKu pun berharap ada seseorang yang akan
Membasahi hatiku ini yang telah layu oleh masa
Lalu
Puisi Kurnai JF
Dimana kamu . . .
Kamu dimana . . .
Aku butuh kamu saat ini
Aku gelisah tanpa mu
Aku bagaikan serpih-serpihan dedaun
Yang belayang-layang yang entah
Kemana arahnya . . .
Aku binggung dan sangat binggung
Harus kemana ku langkahkan ke dua kaki ku ini
Tak ada tujuhan maupun ke inginan
Yang harus ku tempuh . . .
Tetapi ku terus berjalan lurus kedapan
Dengan sejutah harapan yang ku ingin kan
Bertemunya sosok dirimu yang dulu hilang
Namun . . . Tak ku sadari
Hari berganti jam,
Jam berganti menit,
Menit berganti detik,
Tak ada tanda-tanda datangnya diri mu
Yang ku tunggu-tunggu selama ini
Dan kini aku pun seperti bunga yang layu
Yang Tak bisa hidup lagi tanpa air yang di berikan
AKu pun berharap ada seseorang yang akan
Membasahi hatiku ini yang telah layu oleh masa
Lalu
Aku Ingin Kamu
Aku Ingin Kamu
Puisi Retno Wulandari
Aku tidak mengerti
Bagaimana Tuhan mencintaimu
Aku tidak mengerti
Kenapa Tuhan menjemputmu
Aku berusaha mengerti
Mencoba memahami
Belajar menjalani
Cintaku, kasihku, sayangku
Abadi untukmu
Tak seorangpun yang mampu menggantikanmu
Disetiap kedipan mataku
Aku ingin kamu disampingku
Aku ingin meraih tubuhmu
Aku ingin
Hanya kamu yang aku inginkan
Jika kamu disampingku
Aku ingin bercerita kepadamu
Aku ingin bercengkrama denganmu
Aku ingin
Aku ingin kamu
Aku tahu
Rasa cintaku padamu
Tak sebanding rasa cinta-Nya padamu
Aku berusaha tersenyum
Tersenyum dengan tetesan air mata ini
Jika kamu di depanku
Aku ingin memelukmu
Aku ingin menggenggam tanganmu
Aku ingin melepas rinduku
Aku ingin berteriak
Aku cinta kamu
Hanya kamu
Puisi Retno Wulandari
Aku tidak mengerti
Bagaimana Tuhan mencintaimu
Aku tidak mengerti
Kenapa Tuhan menjemputmu
Aku berusaha mengerti
Mencoba memahami
Belajar menjalani
Cintaku, kasihku, sayangku
Abadi untukmu
Tak seorangpun yang mampu menggantikanmu
Disetiap kedipan mataku
Aku ingin kamu disampingku
Aku ingin meraih tubuhmu
Aku ingin
Hanya kamu yang aku inginkan
Jika kamu disampingku
Aku ingin bercerita kepadamu
Aku ingin bercengkrama denganmu
Aku ingin
Aku ingin kamu
Aku tahu
Rasa cintaku padamu
Tak sebanding rasa cinta-Nya padamu
Aku berusaha tersenyum
Tersenyum dengan tetesan air mata ini
Jika kamu di depanku
Aku ingin memelukmu
Aku ingin menggenggam tanganmu
Aku ingin melepas rinduku
Aku ingin berteriak
Aku cinta kamu
Hanya kamu
Sabtu, 12 Januari 2013
Ku Nantikan Kau di Syurgamu
Ku Nantikan Kau di Syurgamu
Puisi Latiful Isyaroh
Jika semua hanyalah bingkisan luka yang tiada ahirnya
Kupekirakan agar langkah demi langkah ku menjauh pergi
Dengan kebimbambangan hati dan segenap penyesalan
...
Aku memang tak bisa memilikimu lagi di dunia
Namun masih ada tempat lain (akhirat) untuk bisa memilikimu
...
Namun, harus ku raih syurga dahulu
Karena aku yakin disanalah kau menantiku
...
Ya Allah.. jika dia bukan tercipta untuk ku di dunia
Ciptakanlah dia untuk aku di akhirat
Agar semua terasa lebih kekal dan tidak terlalu singkat untuk bersamanya
...
Ku percayakan sepenuhnya kekuatan do'a ini kepada_Mu
Berusaha ikhtiar meski diri ini bukanlah diri yang dulu
Yang senantiasa hidup di dalam kedamaian
...
Ku nantikan dirimu di syurgamu
Puisi Latiful Isyaroh
Jika semua hanyalah bingkisan luka yang tiada ahirnya
Kupekirakan agar langkah demi langkah ku menjauh pergi
Dengan kebimbambangan hati dan segenap penyesalan
...
Aku memang tak bisa memilikimu lagi di dunia
Namun masih ada tempat lain (akhirat) untuk bisa memilikimu
...
Namun, harus ku raih syurga dahulu
Karena aku yakin disanalah kau menantiku
...
Ya Allah.. jika dia bukan tercipta untuk ku di dunia
Ciptakanlah dia untuk aku di akhirat
Agar semua terasa lebih kekal dan tidak terlalu singkat untuk bersamanya
...
Ku percayakan sepenuhnya kekuatan do'a ini kepada_Mu
Berusaha ikhtiar meski diri ini bukanlah diri yang dulu
Yang senantiasa hidup di dalam kedamaian
...
Ku nantikan dirimu di syurgamu
BERMIMPI UNTUK MEDAPATKAN CINTAMU
BERMIMPI UNTUK MEDAPATKAN CINTAMU
Puisi Wahyudi Nasrullah
Dalam mimpi ku terjatuh mengejar cintamu
ku coba untuk bangkit
terus mengejar cinta mu
walau banyak halangan dan rintangan
yang ku lewati
Itu semua aku lakukan demi cinta ku
padamu
cinta ku tulus hanya untuk mu
seorang
Tapi
mengapa engkau tidak pernah
menghiraukan aku
Lidah mu bisa berbohong
kepada ku
tapi
hati dan mata mu
tidak bisa menyembunikan
semua itu.
Hanya satu pinta ku
jangan pernah membohongi
perasaan diri sendiri
karena itu akan menyakitkan
lebih dari yang lain
Puisi Wahyudi Nasrullah
Dalam mimpi ku terjatuh mengejar cintamu
ku coba untuk bangkit
terus mengejar cinta mu
walau banyak halangan dan rintangan
yang ku lewati
Itu semua aku lakukan demi cinta ku
padamu
cinta ku tulus hanya untuk mu
seorang
Tapi
mengapa engkau tidak pernah
menghiraukan aku
Lidah mu bisa berbohong
kepada ku
tapi
hati dan mata mu
tidak bisa menyembunikan
semua itu.
Hanya satu pinta ku
jangan pernah membohongi
perasaan diri sendiri
karena itu akan menyakitkan
lebih dari yang lain
Menyakitkan
Menyakitkan
Puisi Thasa Aniesha Wahyudi
Sayang...
begitu aku sangat mencintaimu
mengapa kau pergi meninggalkanku
dan memilih dia ?
apakah kau tak pernah menyadari arti kesetiaanku selama ini..?
mengapa kau mengabaikan semua itu..?
sayang...
mengertilah aku
mengertilah akan hatiku
sangat menyakitkan hati ini
setelah kau tinggalkan
kembalilah kepelukanku
aku selalu menunggumu..
hati ini untukmu
Puisi Thasa Aniesha Wahyudi
Sayang...
begitu aku sangat mencintaimu
mengapa kau pergi meninggalkanku
dan memilih dia ?
apakah kau tak pernah menyadari arti kesetiaanku selama ini..?
mengapa kau mengabaikan semua itu..?
sayang...
mengertilah aku
mengertilah akan hatiku
sangat menyakitkan hati ini
setelah kau tinggalkan
kembalilah kepelukanku
aku selalu menunggumu..
hati ini untukmu
Langganan:
Postingan (Atom)